Memaksimalkan cache firefox

cara ampuh dan aman meningkatkan kecepatan browsing adalah memperbesar kapasitas cache pada browser anda apapun itu, namun kali ini kita akan berbicara perihal cache pada firefox dulu, yang lain menyusul ya

firefox(selanjutnya disebut FF) memiliki default kapasitas cache sebesar 50 MB, hal ini mungkin (dilihat dari kuantitas spacenya) cukup besar bagi sebagian kita, namun ada juga sebagian kita akan merasa space sebesar itu belum cukup, karenanya perlu meningkatkan kapasitas yang semula 50 MB menjadi lebih besar lagi, agar makin banyak content yang tidak perlu di load ulang, sehingga selain menghemat waktu, juga menghemat bandwith,

nah, adapun cara menambah kapasitas memory cache di FF tidaklah terlalu sulit, kita cuma cukup mengikuti beberapa langkah berikut:

1. bukalah browser FF anda
2. masuk ke Tools – Options – Advanced – Pilih Tab Network

3. di kolom Offline Storage, bisa dilihat berapa kapasitas cache yang tersedia (lihat gambar di bawah)
4. silahkan rubahlah sesuka anda(dengan mengklik tombol up atau down)

nah, jika anda merasa agak berat dengan cache ini, dan anda ingin membersihkan Hardisk anda dari cache ini, mudah sekali friend, caranya ikuti saja cara di atas, namun, rubahlah pada poin yang keempat menjadi mengklik tombol(button) Clear Now, lihat gambar diatas, posisi dari tombol yang dimaksud,

Terimakasih,
thanks 4

Iklan

Hapus data BEX

Foto SayaUntuk para Operator Warnet, mohon diingat peringatan diatas dan jangan sekali-kali berusaha untuk melakukan kecurangan terhadap pemilik (owner) warnet. Karena artikel yang saya bahas disini…berkaitan dengan penghapusan Data Transaksi Client pada Billing Explorer (BEX). Yang paling terpenting, berbuatlah jujur pada diri sendiri dan juga orang lain.
Dan untuk para Pemilik Warnet, berhati-hatilah dalam memilih aplikasi Billing yang akan digunakan untuk operasional warnet anda. Carilah program billing yang benar-benar mengutamakan keamanan bagi kelangsungan warnet anda.
Baiklah…tanpa berlama-lama, saya akan mengurutkan langkah-langkah dalam proses Penghapusan Data Transaksi Client pada program billing warnet Billing Explorer (BEX).
Berikut langkah-langkahnya :
1. Pada program billing explorer yang telah berjalan, klik menu View, lalu arahkan cursor pada Report Data, lalu klik Update Data

2. Dan akan muncul form Password DATABASE

3. Masukan Password *w95# (harap diingat, password menggunakan hurup kecil semua), dan lihatlah….anda akan masuk pada Laporan Data Transaksi Client tanpa menggunakan Password asli yang disimpan oleh Pemilik Warnet anda

4. Untuk menghapus Data Client, klik nama client yang ingin anda hapus. Seperti tampak pada gambar di bawah ini :

5. Lalu klik button atau tombol Delete

6. Dan alhasil….bagi anda pemilik warnet yang menggunakan Billing Explorer (BEX), jangan heran jika ternyata penghasilan warnet anda yang seharusnya bisa dapat banyak, malah rugi dengan kelakuan para operator warnet yang mencurangi anda :D
Demikian artikel ini saya tulis. Dan saya berharap para pemilik warnet lainnya agar lebih barhati-hati lagi.

N-LITE manage sebuah cd sistem operasi

Kali ini saya membahas sebuah utility yang sangat berguna bagi kita dalam memanage sebuah cd sistem operasi Windows XP. Tools ini sangat penting karena berguna untuk memasukan driver yang belum ada dalam daftar list, juga bisa membuang driver windows yang ada dalam list cd sistem operasi tersebut. Windows XP misalnya, membengkaknya isi sistem operasi tersebut karena banyaknya driver yang dimasukan sehingga sangat menyita kapasitas. Untuk membuang driver tersebut digunakan nLite yang sampai saat ini sudah mencapai versi 1.4.9.1. Fungsi nLite yang sering digunakan adalah untuk merampingkan sebuah sistem operasi agar tidak membebani sistem, seperti membuang program yang tak dibutuhkan sebelum anda menginstallnya.nLite juga sangat bermanfaat jika anda mempunyai komputer/notebook yang menggunakan hardisk SATA namun saat menginstall Windows XP keberadaan hardisk tersebut tidak terdeteksi. Windows XP tidak memasukan driver SATA ke dalam cd Windows XP tersebut sehingga anda terpaksa memasukan sendiri ke dalam cd tersebut.
Untuk mengedit isi cd tersebut tentu saja anda harus mendownload program nLite tersebut, dibutuhkan juga Microsoft .Net Framework yang bisa anda dapatkan di situs Microsoft. Jika anda sudah selesai menginstall keduanya, anda harus mengcopy isi cd Windows XP tersebut ke dalam hardisk dan lebih baik gunakan folder tersendiri. Jika sudah segera panggil program nLite tersebut.
1. Panggil nLite dan tampilan seperti gambar dibawah ini :
Klik saja Next
2. Memasukan folder copyan Windows XP
Untuk memasukan copyan CD Windows XP dengan melakukan Browse, cari di mana anda meletakan copyan tersebut, dan biarkan nLite mendeteksi, jika sudah klik saja Next
3. Task Selection

Task selection adalah tahapan memilih apa yang hendak anda tambahkan, ada 4 pilihan opsi tersebut. Untuk memilih bisa mengklik pada pilihan button yang warna merah menjadi warna hijau.

Integrated

Di sini anda bisa mengintegrasikan seperti service pack, update pack, dan driver, misal anda ingin mengintegrasikan service 3, anda bisa memasukan lewat area ini.

Remove

Adalah fasilitas ini membuang komponent Windows yang tidak berguna, dalam tutorial ini saya hanya memberikan cara integrasi driver SATA, remove komponent, Unanntended Option Tweak dan Bootable ISO.

Setup
Fasilitas untuk mensetup program
Create
Memilih bootable ISO agar bisa dibakar pada keping CD
4. Included Driver, Remove, Setup, Create

Untuk driver anda bisa memasukan lewat insert, anda bisa memilih single driver atau multiple drive, jika cuma satu pilih single driver, jika lebih gunakan multiple, file yang dimasukan berupa *.inf.
Dalam tutorial ini saya memasukan driver SATA sebuah notebook dengan nama file iaahci.inf dan iastor.inf, setelah masuk maka akan muncul kotak combo selanjutnya yang menanyakan Driver integrated Option, anda langsung saja pilih tex mode driver, lalu pada bagian text mode integration option anda block semua agar terpilih setelah itu OK.


pada pilihan ini anda abaikan saja dengan mengklik Next
5. Component

Pada gambar di atas adalah pilihan membuang program mana yang tidak dikutsertakan jika nanti anda melakukan instalasi Windows XP, anda bisa membuang dengan memilih pada kategori tersebut.

6. Unattended

Ini pilihan yang bisa anda otak atik, saya hanya menjelaskan saja yang dirasa penting, tidak semua saya jelaskan karena dirasa tidak penting dan mungkin saya saja nggak tahu

a. General
Pilihan memasukan cd key, firewall, hibernate dan lain lain
b. Network setting
anda bisa mengintegrasikan jaringan dari nomer IP, nama jaringan, DNS Server, gateway  dan lain lain.
c. Desktop Theme
Memilih theme apa yang dipakai jika Windows terinstalasi
d. Automatic Update
Anda bisa mematikan pilihan ini agar Windows tidak melakukan update
e. Display
Menentukan ukuran layar
f. Component
menentukan Internet Information Service
g. Owner And Network ID
Menentukan nama komputer, jaringan, organisasi, dan domain jika punya.
h. Regional
Mengatur setting dan waktu menggunakan standart negara tertentu

Gambar di atas menentukan parameter tingkat kompresi, folder, language, dan lain lain.
7. Tweak

Tweak adalah optimasi Windows, dari boot, trik internet dan lain lain.
8. Slipstream

Proses Slipstream driver yang ditambahkan. Jika ditanya jawab aja Yes
9. Create Image

Bootable ISO adalah proses pembuatan file ISO sebagai nantinya hasil dari nLite ini bisa dibakar pada keping CD, anda pun juga bisa langsung bakar ke CD, namun saya sarankan menggunakan Create sehingga anda punya file imagenya. Pada tahap ini anda bisa memberikan label sesuai kemauan anda lalu klik Make ISO dan simpan di tempat yang telah anda tentukan.

10. Finishing

makasih banyak : http://com-it-blk-express.blogspot.com/2009/10/meracik-sendiri-cd-installer-windows-xp.html

menginstall Mikrotik RouterOS dengan CD

Untuk menginstall Mikrotik RouterOS dengan CD maka anda membutuhkan CD-Writer dan sebuah CD kosong. Burn CD Image (sebuah file .iso ) ke CD kosong.

Ikuti instruksi dibawah ini untuk menginstall Mikrotik dengan metode CD-Install :

1. Setelah anda selesai men-download image CD dari www.mikrotik.com, maka anda akan mendapatkan sebuah file .iso

2. Jalankan aplikasi untuk burn CD, pada contoh dibawah ini menggunakan Ahead Nero

3. Pada aplikasi, pilih Burn Image dari Recorder menu

4. Pilih ISO File yang sebelumnya diekstrak dan click Open

5. Akhirnya, click button Burn

6. Set BIOS untuk booting melalui CD Drive

7. Setelah booting melalui CD anda akan melihat menu dimana anda dapat memilih paket mana saja yang akan diinstall

Code:
Welcome to MikroTik Router Software installation

Move around menu using 'p' and 'n' or arrow keys, select with 'spacebar'.
Select all with 'a', minimum with 'm'. Press 'i' to install locally or 'r' to
install remote router or 'q' to cancel and reboot.

[X] system [ ] isdn [ ] synchronous
[X] ppp [ ] lcd [ ] telephony
[X] dhcp [ ] ntp [ ] ups
[X] advanced-tools [ ] radiolan [ ] web-proxy
[ ] arlan [ ] routerboard [ ] wireless
[ ] gps [X] routing
[ ] hotspot [X] security

Ikuti instruksi, pilih paket yang diinginkan, dan tekan ‘i’ untuk menginstall Mikrotik.

8. Anda akan ditanyakan 2 hal :

Code:
Warning: all data on the disk will be erased!

Continue? [y/n]




Press [Y] to continue or [N] to abort the installation.


Do you want to keep old configuration? [y/n]:



You should choose whether you want to keep old configuration (press [Y]) or to erase the configuration permanently (press [N]) and continue without saving it. For a fresh installation, press [N].


Creating partition...
Formatting disk...



The system will install selected packages. After that you will be prompted to press 'Enter'. Before doing that, remove the CD from your CD-Drive:


Software installed.
Press ENTER to reboot

Dan anda telah sukses menginstall Mikrotik pada PC anda.

Tahapan instalasi Mikrotik Router

MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur lengkap untuk network dan wireless.

Kemudian di extrack dan kemudian burn ke CD itu file ISO nya.
Silahkan donload filenya disini

Siapkan PC, minimal Pentium I juga gak papa RAM 64,HD 500M atau pake flash memory 64
Di server / PC kudu ada minimal 2 ethernet, 1 ke arah luar dan 1 lagi ke Network local
Burn Source CD Mikrotik OS masukan ke CDROM
Boot dari CDROM
Ikuti petunjuk yang ada, gunakan syndrom next-next dan default
Install paket2 utama, lebih baiknya semua packet dengan cara menandainya (mark)
Setelah semua paket ditandai maka untuk menginstallnya tekan “I”
Lama Install normalnya ga sampe 15menit, kalo lebih berarti gagal, ulangi ke step awal
Setelah diinstall beres, PC restart akan muncul tampilan login
2. Setting dasar mikrotik
Langkah awal dari semua langkah konfigurasi mikrotik adalah setting ip
Hal ini bertujuan agar mikrotik bisa di remote dan dengan winbox dan memudahkan kita untuk
melakukan berbagai macam konfigurasi
Login sebaga admin degan default password ga usah diisi langsung enter
Gantilah dengan ip address anda dan interface yg akan digunakan untuk meremote sementara
Di sini akan saya terangkan dengan menggunakan 2 cara yaitu dengan dengan text dan winbox.
I. Langkah setting Mikrotik TEXT
Mari kita mulai dengan asumsi proses install sudah berhasil
1. Install – OK
2. Setting IP eth1 222.124.xxx.xxx (dari ISP)
perintah :
ip address add address 222.124.xxx.xxx netmask 255.255.255.xxx interface ether1
IP tersebut adalah IP public / IP yang yang ada koneksi Internet
3. Setting IP eth2 192.168.1.254
perintah :
ip address add address 192.168.1.254 netmask 255.255.255.0 interface ether2
IP tersebut adalah IP Local anda.
Sekarang lakukan ping ke dan dari komputer lain, setelah konek lanjutkan ke langkah
berikutnya, kalo belum ulangi dari langkah no 2.
4. Setting Gateway
perintah :
ip route add gateway=222.124.xxx.xxx (dari ISP)
5. Setting Primary DNS
perintah :
ip dns set primary-dns=203.130.208.18 (dari ISP)
6. Setting Secondary DNS
perintah :
ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 (dari ISP)
7. Setting Routing masquerade ke eth1
perintah :
ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
Untuk terakhir lakukan test ping ke Gateway / ke yahoo.com, bila konek maka Mikrotik anda dah siap
di gunakan.
II. Langkah setting Mikrotik Via WinBox
1. Setelah install Mikrotik sudah OK, selanjutnya masukkan IP sembarang untuk remote.
Misal
ip address add address 192.168.1.254 netmask 255.255.255.0 interface ether2
Kemudian buka browser dengan alamat IP tadi, dan download Winbox

Web Mikrotik
2. Buka Winbox yang telah di download tadi
3. Di tampilan Winbox, pada kolom Connect To masukkan no IP tadi (192.168.1.254) dengan
Login : admin password : kosong. Kemudian klik tombol Connect
Tampilan Login Awal Winbox
4. Login ke Mikrotik Via Winbox berhasil

Tampilan Jika Login Sukses

5. Klik IP —> ADDRESS

Setting Ip address

6. Ini adalah tampilan dari address
Tampilan Address
7. Kemudian masukkan IP public (dari ISP)

Set IP Public

8. Ini daftar IP pada 2 ethernet

Daftar IP

9. Setting Gateway, IP —> Routes
Gateway Router
10. Masukkan IP GATEWAY (dari ISP)

IP Gateway dari ISP

11. Hasil ROUTING
Hasil Routing
12. Masukkan Primary DNS dan Secondary DNS (dari ISP)
Kemudian klik Apply dan OK
Set DNS
13. Setting MASQUERADE
Seting Nat ( Masquerade)
14. Klik IP —> Firewall
15. Kemudian pilih NAT
16. Pada tab General
pada Chain pilih srcnat
pada Out. Interface pilih ether1
pada tab Action pilih masquerade
Kemudian klik Apply dan OK

Seting Firewall
 Setting Masquerade

Link Terkait mikrotik
Indowebster
KASKUS
uburcumikrotik

Mempercepat Komputer

Mempercepat Startup Windows XP
Buka C:\Windows\Prefetech

Lalu hapus semua yang ada dalam folder tsb.
Mempercepat Tampilan Desktop

Biasanya jika banyak icon2 di Desktop, agak lama loadingnya.

Maka agar cepat :

Klik Start –> RUN –> Ketik Regedit –> Masuk ke HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Dekstop

– MenuShowDelay ganti dengan angka 0

– HungAppTimeout ganti dengan angka 100

– AutoEndTasks ganti dengan angka 1

– WaitToKillAppTimeout ganti dengan angka 100
System Properties
Adalah ruang berisi informasi tentang nama dan organisasi pemilik. Anda bisa membukanya dengan klik kanan pada icon MyKomputer dan pilih Properties. Atau bisa juga dengan menekan tombol Start + Pause Break .
Ada beberapa rahasia yang akan kita obrak-abrik pada system properties ini, sehingga menghasilkan installasi yang optimal. Ikuti langkah berikut :
– Klik kanan pada icon MyComputer dan pilih Properties . Atau bisa juga dengan menekan tombol Start + Pause Break .
– Kemudian klik Advanced .

Terdapat 3 menu setting di bawahnya.
>Klik Setting pertama dan pastikan anda memilih Adjust For Best Performance. Lanjutkan dengan mengklik Apply . Tunggu beberapa saat, dan tampilan windows akan berubah menjadi klasik. Tampilan tersebut dapat kita rubah sesuai keinginan kita nanti.
~ Selanjutnya klik Advanced , dan klik Change untuk merubah Virtual Memory.

(Virtual memory adalah Space yang dijadikan memory bayangan untuk membantu kinerja memory asli yang biasa kita sebut RAM . Virtual memory ini akan meminta ruangan dari harddisk).

Pada sub menu Custome Size , terdapat kolom Initial Size . Isikan kolom dengan angka minimal dua kali jumlah RAM yang anda pasang.
Misalnya anda memasang RAM 128 MB, maka isi kolom tersebut dengan jumlah minimal 256. Dan pada kolom berikutnya isi dengan 2 x kolom pertama. Jangan lupa klik Set . Klik OK dan OK lagi sehingga kembali ke System Properties awal.
> Sekarang, klik menu Setting yang ketiga, anda akan melihat dua kolom yang berisi angka 30. Rubah angka tersebut menjadi 3 . Kemudian buang tanda Ceklis (v) pada Automatically Restart .

Klik OK setelah selesai.

Tutup System Properties dengan mengklik OK
Dari hasil otak-atik tadi, tampilan windows terasa amat membosankan. Semuanya serba Classic, seolah-olah bukan Windows XP.
Jangan khawatir, itu hanya sekedar tampilan yang bisa kita rubah setiap saat. Caranya :
1. Klik kanan di ruang kosong pada area Desktop dan pilih Properties sehingga muncul kotak dialog Display Properties

2. Klik menu Themes , kemudian pada kolom Themes dibawahnya, klik tanda panah (Pop up) dan pilih Windows XP .
Jika sebelumnya sudah terpilih Windows XP , maka pilih dulu Themes lain, kemudian klik panah lagi dan pilih Windows XP . Ini dilakukan untuk memancing tampilan Windows XP yang sesungguhnya.

3. Klik Apply dan lihat hasilnya.

4. Selanjutnya klik menu Desktop , perhatikan di bagian bawah. Disana terdapat sub menu Customize Desktop , klik menu tersebut.

5. Pada tampilan kotak dialog berikutnya, pastikan anda membuang tanda Ceklis (v) pada Run Desktop Cleanup Every 60 Days.

Ini dilakukan untuk menghindari penghapusan otomatis Windows terhadap icon-icon yang sudah dianggap tidak penting, padahal menurut kita masih sangat penting.

6. Klik OK dan OK lagi untuk menutup Display Properties

Matikan System restore

System restore bisa bermanfaat jika komputer bermasalah, akan tetapi semua restore point yg disimpan bisa memakan ruangan yg cukup besar di harddisk. System restore membebani karena selalu memonitor sistem, dengan mendisable system restore maka sebagian resorce bisa dialokasikan untuk hal yg lain.

(Trick Ini akan sangat berguna untuk menghalau salah satu cara perkembangbiakan virus).

1. Buka Control Panel

2. Klik Performance and Maintenance

3. Klik System

4. Klik System Restore tab

5. Klik ‘Turn off System Restore on All Drives’

6. Klik ‘Ok’

3. System Configuration

Please, jangan pusing dulu …

Ruang berikutnya yang akan kita bedah adalah System Configuration . Perhatikan langkah berikut :
1. Klik Start pilih Run dan ketik msconfig kemudian Ok atau langsung tekan Enter

2. Dideretan menu bagian atas, di ujung kanan terdapat menu Startup . Klik menu tersebut.

3. Lihat ke bagian bawah, terdapat sederetan nama dengan masing-masing mempunyai tanda ceklis (v).
Nama-nama tersebut adalah indikasi program yang akan selalu berjalan ketika Windows baru pertama kali tampil. Dan jika kita membiarkan tanda ceklisnya, maka Windows akan sedikit lambat ketika pertama kali proses Loading .

1. buang tanda ceklis pada nama program yang dianggap tidak perlu untuk ditampilkan pada waktu START UP. Kemudian klik Apply

2. Klik OK untuk menutup System Configuration dan klik Restart .

3. Minum kopi, makan cemilan, atau pesen nasi goreng untuk menunggu komputer anda yang Restart.
Setelah komputer Restart dan kembali ke ruangan Desktop , anda dikagetkan dengan munculnya kotak dialog yang aneh dan tentu saja berbahasa inggris.

Langsung saja klik kotak kecil untuk memberi ceklis pada Don’t Show This Massage …(dst) kemudian klik OK . Maka kotak tadi tidak akan muncul lagi ketika Windows baru Restart .
Mempercepat Performa Swapfile
Jika anda memiliki ram lebih besar dari 256MB bisa dibilang trick yg ini akan membuat sistem anda berjalan lebih cepat. Trick ini pada dasarnya PC kita mengunakan setiap byte dari memori fisik yg terpasang di komputer kita, SEBELUM mengunakan swap file.

1. Start>Run

2. “msconfig.exe” >ok

3. Klik tab System.ini

4. Klik tanda plus pada tab 386enh

5. Klik kotak new kemudian ketik “ConservativeSwapfileUsage=1″

6. Klik OK

5. Menghilangkan Recent Document

– Start>Run “gpedit.msc”

– klik Administrative Templates di bawah User Configuration

– klik Start Menu and taksbar

– klik Do not keep history of recenly opened documents

– pilih enabled

6. Defragmentasi HardDisk

Walaupun Mendefragmentasi HardDisk adalah pekerjaan yang sangat Membosankan, Namun HardDisk harus di defragmentasi secara teratur, umumnya setelah anda menginstall banyak program atau pun meng-uninstallnya. Jika HD terlalu banyak terfragmentasi akan menyebabkan pembacaan menjadi lambat, disarankan menggunakan utility2 seperti SpeedDisk dari Norton Utilities, karena lebih cepat dan dapat mendefragmentasi swapdisk (Disk Defragment tidak dapat melakukannya).

Diharapkan meLakukan Defragmentasi Harddisk Setiap 2 minggu sekali

Matikan Services yang tidak perlu

Karena windows ditujukan untuk berbagai user dan tugas , maka windows membuat service yg sebenarnya tidak terlalu diperlukan.

Klik Start pilih Run dan ketik Services.msc kemudian Ok

Dideretan menu. Double Klick Service yang menurut anda tidak perlu.

Ubah startup type menjadi “Disable” dan Restart computer anda..

Berikut Service2 yang biasanya tidak diperlukan adalah :
– Automatic Update – Clipbook – Computer Browser – Distributed Link Tracking Client – Fast User Switching – Help and Support – (Jika anda mengunakan windows help, maka langkah ini diskip aja) – Human Interface Access Devices

– Indexing Service – IPSEC Services – Messenger – Netmeeting Remote Desktop Sharing – Portable Media Serial Number

– Remote Desktop Help Session Manager – Remote Procedure Call Locator – Remote Registry – Remote Registry Service

– Secondary Logon – Routing & Remote Access – Server – Telnet – TCP/IP NetBIOS Helper – Upload Manager

– Universal Plug and Play Device Host – Wireless Zero Configuration -(Jangan didisable jika anda mengunakan Wireless) – Workstation

Mempercepat akses Folder

Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory2 Windows XP terasa sangat berat dan seringkali cuman membuang waktu. Dengan mengupdate time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua sub directory.

1. Start>Run>regedit

2. “HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\FileSystem”

3. Klik kanan di bagian yg kan (cari area yg kosong), lalu pilih ‘DWORD Value’

4. Bikin DWORD Value dengan nama ‘NtfsDisableLastAccessUpdate’

5. Klik kanan pada value baru terus pilih ‘Modify’

6. Ubah data menjadi ‘1′

7. Klik ‘OK’
Mempercepat Start Up XP

1…2….3…4…5…6…7….8….9……, menghitung progress bar XP yang tampil mungkin merupakan kegiatan yang membosankan bagi anda, tahukah anda bahwa ada cara yang mudah dan singkat agar loading startup Xp tidak terlalu lama.

Kuncinya ada pada File Prefetch Windows.

Begini ceritanya, setiap kali anda menjalankan aplikasi di lingkungan XP, XP akan membuat semacam cache di folder d:’WINDOWS’Prefetch, untuk apa? Agar jika di jalankan kembali, aplikasi bisa tampil lebih cepat daripada saat pertama kali di jalankan. Proses cache itu berpengaruh pada saat terjadi start up XP, setiap booting maka Xp akan me-load semua cache yang terdapat di Folder Prefetch (inilah yang menyebabkan komputer ngos-ngosan pada proses Start up).

Kalau begitu di DEL saja file Cachenya. Tepat !! Sehingga XP tdak akan susah-susah melakukan load pada cache karena cachenya sudah di hapus

Mempercepat Start Up XP 1…2….3…4.

Jangan senang dulu. cara ini mengandung resiko, apa resikonya? Silahkan baca kembali paragraf 2

Ok Sudah tau resikonya? kalau belum ya sudah di pikir lagi saya coba jelaskan kembali. Karena File Cache anda hapus maka berikutnya jika windows akan menjalankan aplikasi, jangan heran jika start nya tidak secepat sebelum anda menghapus cache di folder Prefetch. Jadi sebenarnya Windows mengangangap setiap kali Operating System jalan maka aplikasi-aplikasi sebelumnya juga akan di pakai lagi, sehingga cache aplikasi-aplikasi tersebut di jalankan pada saat Start Up XP( akibatnya anda sudah tau..lambat…..), tapi tujuannya baik koq agar aplikasi-aplikasi yang nanti akan di jalankan bisa lebih cepat load-nya.

Tapi jika loading aplikasi lebih cepat bukan prioritas anda. Maka Tips ini bisa anda lakukan, agar lebih mudahnya ikuti langkah -langkah di bawah ini agar cache di Prefetch bisa otomatis menghapus setiap kali shutdown komputer.

1. Buat Notepad ketiki kode berikut ini. Folder sistem menyesuaikan dengan komputer masing2.

Del C:\WINDOWS\Prefetch\. /q

2. Simpan di C:\WINDOWS\ dengan nama hapus.bat

3. Dari menu start- Run ketik gpedit.msc . Enter

4. Expand Computer Configuration-Windows Setings-Scripts(Start Up/Shutdown)

5. Double Klik si shutdown pada panel sebelah kanan. klik tombol Add, kemudian arahkan ke c:\windows\hapus.bat dengan klik tombol browse. OK-OK-OK

Memperbaiki kerusakan OS (Operating System)

Buat yang belum bisa untuk install ulang OS di Computernya dan blum tau gimana cara memperbaiki kesalahan-kesalahan dan eror yang terdapat pada OS Windows Xp, dibawah ini ada cara-cara dan tips untuk memperbaikinya jika OS Windows XP di PC anda ngulah tanpa perlu melakukan Instalasi ulang ;)

Memperbaiki Instalasi ( Repair Install )

Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,

Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)

yang awal.  Kemudian …

  • Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
  • Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
  • Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,

    bukan yang pertama.

  • Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
  • Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R

    Ini akan memulai perbaikan.

  • Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
  • Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS

    Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.

    Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.

  • Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,

    dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,

Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation

  • Ketika ditanya, klik tombol Next
  • Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
  • Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
  • Komputer akan restart.
  • Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
  • Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
  • Selesai ;)

Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.

NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:

  • Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
  • Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
  • Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
  • Biasanya #1
  • Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
  • Tulis: CD i386
  • Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
  • Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
  • Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
  • Selesai

HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan

file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).

  • Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
  • Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
  • Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
  • Biasanya #1
  • Tulis: bootcfg /list

Menampilkn isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini

  • Tulis: bootcfg /rebuild

Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI

  • Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang

Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan :

“Windows could not start because the following files is missing or corrupt

\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”

  • Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
  • Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
  • Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
  • Biasanya #1
  • Masukkan password administrator jika diperlukan.
  • Tulis: cd \windows\system32\config
  • Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
  • Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
  • Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
  • Tulis: copy \windows\repair\system
  • Tulis: copy \windows\repair\software
  • Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)

Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:

  1. Untuk partisi tipe FAT

Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM

dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\
2.  Untuk partisi tipe NTFS

  • Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
  • Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
  • Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
  • Biasanya #1
  • Masukkan password administrator jika diperlukan.
  • Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
  • Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
  • Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
  • Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

SELESAI, Moga bisa ngebantu yang lainnya ;)