Perempat Final : Ghana Vs Uruguay (Adu Penalti 4-2)

Tumbangnya tim nomor satu dunia, Brasil di tangan Belanda memang menjadi satu catatan menggemparkan di seluruh penjuru dunia.
Namun lupakan sejenak kegagalan Dunga membawa timnya menuju ke semifinal sebab partai perempatfinal lainnya yang menampilkan Ghana dengan Uruguay juga layak dikedepankan sebagai pertarungan penuh gengsi yang tak kalah menariknya dengan laga Brasil kontra Belanda.
Tepat pada hari Sabtu (03/07) dini hari dimana dimulai tepat pukul 01.30 WIB yang dipimpin langsung oleh wasit asal Portugal, Olegario Benquerenca.
Khusus di partai knock out perempatfinal kali ini Uruguay mempercayakan ban kapten kepada pemain dengan nomor punggung 2, Lugano sementara Ghana mempercayakannya kepada pemainnya yang bernomor punggung 5, Mensah.
Memasuki babak pertama dimulai begitu wasit meniupkan peluitnya tanda kick off dimulai maka kedua tim langsung berusaha untuk tancap gas dengan masing-masing tim melakukan serangan yang tajam ke depan mulut gawang lawannya.
Namun amat disayangkan memang serangan yang dibangun silih berganti masih mampu dihadang dengan baik oleh barisan belakan kedua tim.
Sial bagi Uruguay sebab jelang bubaran turun minum, Ghana justru mampu menciptakan gol tepat di menit ke-46 melalui tendangan dari Muntari dan skor harus berakhir untuk sementara dalam kedudukan 1-0 buat Ghana.
Gol tersebut lahir setelah Muntari melepas tendangan keras dari luar kotak penalti, bola membentur tanah lantas bergulir ke arah kiri gawang Fernando Muslera dan masuk.
Babak Kedua
Uruguay langsung menekan begitu babak kedua baru berusia dua menit. Cavani mendapat tekel dari Vorsah di kotak penalti namun wasit menyatakan itu bukan pelanggaran.

Uruguay menyamakan skor berkat Forlan di menit 55. Lewat sebuah tendangan bebas, Forlan menyepak bola ke arah kiri gawang Ghana dan Kingson salah langkah sehingga gagal menjangkau bola.

Kurang dari 10 menit kemudian, Uruguay bikin pertahanan Ghana cukup kedodoran. Dua buah serangannya dari Cavani dan Suarez nyaris saja merobek gawang Kingson.

Bad pass Mauricio Victorino hampir saja berakibat fatal buat timnya. Menit 72 Bola lantas yang mengenai Gyan disambar saja oleh pemain itu lalu diteruskannya menjadi tendangan keras yang masih bisa ditangkap Muslera.

Peluang lain diperoleh Suarez enam menit berselang. Berawal dari umpan Forlan di kotak penalti disambut oleh sundulan Suarez. Sial bagi dia, bola masih menyamping.

Tiga menit kemudian, Uruguay membuang sebuah peluang emas. Maximiliano Pareira mendapat bola dan menggiringnya mendekati kotak penalti lantas melepas tembakan. Bola melebar jauh. Padahal gol bisa saja lahir karena dua pemain Uruguay lain berada di posisi yang lebih menguntungkan dari Pareira.

Skor 1-1 bertahan hingga bubar. Dan pertandingan berlanjut ke babak extra time.

Melakoni babak extra time kedua tim tetap saling melakukan serangan balik yang sama-sama mematikan. Suguhan permainan kelas dunia menjadikan partai perempatfinal yang dimainkan kedua tim ini sebagai salah satu pertandingan terbaik yang pernah ada di pentas akbar Piala Dunia 2010.
Jelang laga kedua tim ini berakhir di masa extra time Ghana mendapatkan kesempatan emas untuk memenangkan pertarungannya dan meluncur mulus ke semifinal setelah Luis Suarez tertangkap basah oleh wasit melempar bola yang hampir saja gol dengan tangannya.
Wasit terpaksa mengeluarkan kartu merah bagi Suarez dan memberikan hadiah penalti bagi Ghana. Asamoah Gyan yang menjadi eksekutor penaltinya gagal menuntaskan tugasnya dengan sempurna menyusul tendangannya yang terlalu keras harus melebar di atas mistar gawang Muslera setelah sempat membentur di tiang atas gawang lawannya tersebut.
Tampak rona kekecewaan yang mendalam di wajah Gyan yang berusaha ditenangkan oleh rekan-rekan di timnya. Peluitpun dibunyikan oleh wasit yang harus berakhir tetap dalam kedudukan imbang 1-1.
Tak ada pilihan lain untuk menentukan pemenangnya selain melakoni babak adu penalti. Beruntung bagi Uruguay sebab dua pemain Ghana gagal mengeksekusi tendangan penaltinya diantaranya Mensah dan Adiyah yang masih mampu diblok dengan baik oleh Muslera sementara Uruguay hanya satu kali saja gagal melakukan tendangan penaltinya dari kaki Pereira yang akhirnya dimenangkan oleh Uruguay dengan skorv akhir 4-2 setelah tembakan Abreu menggenapkan kemenangan Uruguay sekaligus lolos ke babak semifinal untuk menantang Belanda.
Drama Adu Penalti : Uruguay vs Ghana
1 – 1
Uruguay : Diego Forlan-Gol
Ghana : Asamoha Gyan-Gol
2 – 2
Uruguay : Victorino-Gol
Ghana : Stephan Apiah-Gol
3 – 2
Uruguay : Scotti-Gol
Ghana : Mensah-Gagal
3 – 2
Uruguay : Pareira-Gagal
Ghana : Adiyah-Gagal
4 – 2
Uruguay : Abreu-Gol ( dan memastikan Uruguay ke semifinal Piala Dunia 2010 )
Susunan Pemain:

Uruguay: 1-Fernando Muslera, 6-Mauricio Victorino,2-Diego Lugano (19-Andres Scotti 37′), 4-Jorge Fucile, 16-Maxi Pereira, 17-Egidio Arevalo, 15-Diego Perez, 9-Luis Suarez, 10-Diego Forlan, 20-Alvaro Fernandez (14-Nicolas Lodeiro 45′), 7-Edinson Cavani (13-Sebastian Abreu 75′)

Ghana: 22-Richard Kingson, 5-John Mensah, 15-Isaac Vorsah, 2-hans Sarpei, 4-John Pantsil, 23-Kevin-Prince Boateng, 6-Anthony Annan, 3-Asamoah Gyan, 21-Kwadwo Asamoah, 11-Sulley Muntari, 7-Samuel Inkoom (10-Stephen Appiah 74′)
(rl/RL/vbd)

Perihal hidayat
Hanya seorang manusia biasa

One Response to Perempat Final : Ghana Vs Uruguay (Adu Penalti 4-2)

  1. Ping-balik: The Making of The Repsol Honda Commercial « repsolhondahrc

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: